Posted by : Alamin Rayyiis Sabtu, 09 Oktober 2010

Definisi Turunan

Sedangkan culture, dalam bahasa Jerman merujuk makna peradaban, akan tetapi mayoritas bahasa Inggris dan Perancis lebih merujuk kepada makna budaya, dan bukan peradaban. Oxford Advanced menyebutkan term ini sebagai; 1) kemajuan kekuatan manusia secara mind atau pun body. 2) bukti atau peninggalan kemajuan keintelektualan. 3) keadaan dimana kemajuan keintelektualan dicapai oleh sekelompok manusia. 4) semua seni, kepercayaan, institusi social beserta karaktersitik.

Term ini baru berkembang luas di Eropa sektiar abad 18. Sebagaimana istilah lainnya, culture (to inhabit, to cultivate, or to honor)  berasal dari bahasa Latin colere yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

Bersinonim dengan culture  di bahasa Inggris, budaya dianggap kata yang pas untuk bahasa Indonesia. Secara akar kata ia berasal dari bahasa sansekerta budhayyah sebagai bentuk jamak dari budhi yang berarti budi atau akal.
Selanjutnya diartikan sebagai semua hasil dan nilai yang dicapai oleh budi atau akal manusia. KBBI merekamnya sebagai; 1) pikiran; akal budi. 2) adat istiadat. 3) sesuatu mengenai kebudayaan yang sudah berkembang/ maju. 4) cak sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sukar diubah.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Finalnya, dari pengertian diatas bisa disimpulkan bahwa budaya adalah; sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Perbandingan
Dalam bahasa China, peradaban disebut  wen ming yang bererti cerah, terang atau bercahaya yang merujuk kepada peradaban. Wen merujuk kepada keindahan, kelembutan, keelokan atau budi pekerti. Ming pula merujuk kepada cahaya atau kecerahan. Istilah tersebut juga dikaitkan dengan amalan tradisi yang perlu dipraktikkan, pemikiran yang bijaksana, pemahaman yang jelas dan bertutur secara terbuka.[1] Dari definisi ini dapat dikatakan bahawa bahasa China memberi penekanan kepada unsur-unsur yang baik, menghormati amalan tradisi dan bertindak secara tradisional.
Dalam bahasa Tamil, peradaban dikaitkan dengan istilah nakarikam. Nakar bermaksud kota, manakala ikam pula membawa arti pembentukan. Nakar juga merupakan simbol tentang penjelmaan Tuhan Siva, iaitu tuhan yang menciptakan kota.[2]
Dalam bahasa Greek pula, peradaban merujuk kepada perkataan kei, nomos dan keimelion. Perkataan kei bermaksud terbentang atau terhampar atau sesuatu yang datang kepada kita. Perkataan–perkataan turunan lain seperti kei tai, kei mai, kesai dan kestai juga mempunyai maksud yang sama. Selain itu kei juga membawa maksud kediaman atau rumah. Peradaban dalam bahasa Greek bermakna sesuatu yang terbentang seperti segulung permaidani yang dihampar.[3] Tempat perlindungan yang selamat bisa dihubungkan dengan adanya undang-undang untuk mencapai keselamatan dan keamanan. Nomos  merujuk kepada  jalan, cara, unsur peraturan serta undang-undang yang ditetapkan. Nomos juga merujuk kepada malaikat yang membawa undang-undang yang dihamparkan ke hadapan manusia untuk membawa keamanan dan keselamatan kepada manusia.  Keimelion pula bererti khazanah atau harta yang disimpan. Pendek kata ia berarti, tempat bernaung, undang-undang dan harta.


[1] Chinese Lexicon, 1994. United Publishing House (M) Sdn. Bhd., Kuala Lumpur.
[2] Mahdi Shuid et.al., 2002. Tamadun Islam, Petaling Jaya: Pearson Malaysia Sdn. Bhd., hlm.2. 
[3] Lihat Liddle & Scott, 1997. An Intermediate Greek-English Lexicon, London: Oxford University Press, (ed.7),.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Profil Saya

Foto saya
Pure soul since 181088. Detail | Knowledge | Touring | Possesif | Humble | Intuitif | Emotional -||- ITTC | al-Azhar | Islamic Party | as-Syafi'i | al-Asy'ari

Blog Archive

- Copyright © Amin Rois -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -