Posted by : Alamin Rayyiis Senin, 25 Mei 2009

Tentang fatwa, kok ada isu kayak gini kembali digulirkan, gimana sih. Kalau emang mau berfatwa tentang haram, makruh, mubah dan halalnya jejaring sosial kenapa tidak sedari dulu ketika ada FS, MP, Blog, YM, hp bahkan, dan lainnya. Dimana jejaring sosial yang dicontohkan diatas juga tidak menutup kemungkinan menyimpan mudhorat yang sama dengan apa yang mereka khawatirkan; khalwat via dunia maya, menunda waktu prioritas untuk ibadah, bermalas-malasan di depan komputer dan seabreg mudhorot lainnya yang dijadikan alasan digulirkannya isu tentang hukum ber-FB.

Prinsipnya simpel, segala sesuatu kalau berlebihan emang diharamkan, tanpa menafikan fasilitas maya yang disandang oleh jejaring sosial tersebut diatas: silaturahim, sharing status (baca: curhat), tuker ide kayak gini :p dll.
_____________________________________

Stop, sampai sini saja, karena emang yang ingin im bahas bukan masalah fatwa, tetapi sisi lain FB yang, menurut im juga patut diselediki, hehe sebagai langkah awal. Bermula dari... isu, yops alias kabar burung/ manuk/ thair/ bird...$#T%%#^.... bahwa FB ini katanya punya wong Yahudi/ Jews.

1.
Pernah kebayang ga kawan kenapa PENGISTILAHAN yang dipakai oleh admin FB ini memakai kata "Dinding/ Wall" sebagai tempat kita nulis-nulis komen dan status.... Dan kalau im inget isu diatas rasa-rasanya ada yang ngganjel di otak (bukan tumor, bukan juga abis kejedot). Si Jews soale punya kaitan erat dengan istilah diatas; dinding/ wall, tepatnya DINDING Ratapan/ Wailing WALL/ Western WALL.

Konon kata-nya (dhomir 'nya' kembali ke; wikipedia dan wesite lain yg sempet kebuka...:p) Dinding Ratapan adalah tempat penting bagi kaum Yahudi dan Islam, dikatakan demikian karena dinding tersebut disebutkan sebagai sisa peninggalan bangunan yang dibangun di era Raja Salomo atau, menurut kita; Nabi Sulaiman.

Oleh orang Yahudi, dinding ini dijadikan sebagai tempat meratapi dosa-dosa mereka, itu kenapa mereka menamakannya dengan Dinding Ratapan, juga mereka menyisipkan corat-coret yang berisi doa dan ratapan. Orang Yahudi Ortodoks membagi blok tersebut menjadi dua tempat untuk laki-laki dan perempuan ketika berdoa, karena mereka meyakini bahwa tidak boleh berdoa bersama-sama di tempat sama antara laki dan perempuan (ga boleh ikhtilath gitu kali yah).

Keyakinan lain bagi mereka yaitu tidak hancurnya tembok tersebut karena disanalah bersemayamnya Tuhan. Walaupun berkali-kali mengalami penguasaan dan penghancuran, khusunya penyerbuan Romawi di tahun 70 Masehi, dan yang tersisa pun kini tinggal 60 meter dari sebelumnya 480 meter. Penguasaan silih berganti atas wilayah ini dan sekitarnya yang tercatat antara lain; Spanyol, Turki dan di era kita ini tentunya antara negara Arab Mesir -Jordnia - Palestina - Israel. Walaupun sejak perang 6 hari kepenguasaan tersebut dimiliki oleh Israel, tapi secara kepengurusan Palestina/ Yordania memegangnya (halah, sawa' pakot jalik ihna majluum)

Nah bagi orang Muslim, WALL ini konon katanya juga merupakan tempat bertolaknya Nabi Muhammad Saw. ketika mengadakan safari indah mi'raj ke langit sekaligus sebagai pondasi bangunan Masjidil Aqsa dan Qubbah Shakhra.

Dinding ratapan=....#$%$^..... status FB.....%$^......komen...... curhat........catatan..... R U confused...... cuman pengen mecut otak saja...hwahaha.

2.
Lagi, sekarang masalah warna. Warna apa yang didominasi oleh si FB KITA ini...? bagi yang masih muda dan ngefuns sama juz gazar depan darasah pasti akan bilang; warna dominasi FB adalah BIRU dan PUTIH (bukan BIRU dan ITEM lho yah, klw itu mah Inter bangee.. ). Dan kembali lagi otak im kada ngganjel karena jadi inget bendera yang klebet-klebet di pemukiman Palestina yang terjajah oleh ISRAEL/ Yahudi. Ya, dominasi warna FB kita persis dengan warna bendera Israel, garis lurus atas bawah dan logo dengan warna BIRU, dan sisanya PUTIH.

3.
Contoh lain, baru saja kepikiran googling, eh dapat ini:
http://www.kematian.biz/article/teknologi/facebook-takluk-pada-yahudi.html

________________________________________

Nomor satu dan dua secara singkatnya adalah paparan tentang demonstrasi akan eksistensi suatu kelompok dengan logo - simbol - jargon ataupun pengistilahan-pengistilahan khas dengan kelompok itu. Memang ada kebanggaan tersendiri bila sekelompok tersebut dengan leluasanya mendominasi masyarakat awam dengan kode-kode semacam itu, seolah-olah eksistensinya juga ikut mewarnai lingkungan disekitarnya. Kayak kita laah, punya baju dibordir dengan tulisan GLORIUS kek/ BLITZA kek atau WALAPA680 :P.


#_^:
Jadi heran nih, ujian2 kok malah banyak hal2 mletik di kepala yah...

{ 4 comments... read them below or Comment }

  1. Untuk komen dan diskusi yang udah tersharing ada di FB saya...

    BalasHapus
  2. sok tahu lu.....kalo bego,bego aja....jgn jd org sok....tahu.pikir tuh kmpung lu yg byk tahi sapi dan kmbing....pikir negara ini yg sebagian besar org sok tahu kyk lu.ujung2 korupsi. yg sebagian mnkin dari kmpung lu.

    BalasHapus
  3. ow tai au hai kau orang yahudi

    BalasHapus

Profil Saya

Foto saya
Pure soul since 181088. Detail | Knowledge | Touring | Possesif | Humble | Intuitif | Emotional -||- ITTC | al-Azhar | Islamic Party | as-Syafi'i | al-Asy'ari

Blog Archive

- Copyright © Amin Rois -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -