Posted by : Alamin Rayyiis Selasa, 03 Maret 2009


Kabardino-Balkar Republic

Masyarakat Balkar berasal dari Turki, secara etnik, kultur dan bahasa. Yaitu bahasa Turki dengan dialek Karachi, yang mana rumpun bahasa ini termasuk rumpun Kypchak (Bahasa Turki bagian barat dengan) dari Keluarga bahasa Uralo-Altaic dengan huruf Cyrillic. Orang-orang Bulgaria menyebut bangsa keterunan Turki tersebut dengan Balkar dan dari saa lah penamaan tersebut diambil. Secara geografis negara yang dikemudian hari memerdekakan diri dari Russia ini berbatasan dengan Georgia di bagian selatan, Republik Alania di tenggara dan Karachay-Cherkessia di sebelah timur. Luas negara ini adalah 12.500 Km/ 4.830 mil.

Disebabkan letak geografis yang sebagian besarnya berada di pertangahan Pegunungan Kaukasia maka terjadi perbedaan suhu yang terbagi antara daerah bagian pegunungan dan daerah bagian utara atau daratan rendah. Suhu rata-rata di bulan Januari di bagian utara yang jauh dari pegunungan mencapai -3o celcius dan pada bulan Juli mencapai 23o celcius dengan curah hujan kurang dari 200 mm. Sedangkan suhu rata-rata di daerah pegunungan pada bulan Januari bisa mencapai -12o celcius dan pada bulan Juli mencapai hanya 4o celcius dengan curah hujan 2000 mm. Puncak tertinggi dari pegunungan Kaukasus adalah gunung Elbruz yang mencapai tinggi 5.633 m.

Populasi Kabardino Balkaria Republik mencapai angka 782.000 (perkiraan tahun 2002), dan populasi ibukotanya sendiri, Nal’chik, mencapai

256.082 (perkiraan tahun 1995). Dan 60% dari keseluruhan rakyat KBR tinggal sebagai masyarakat urban. Ras Kabardinians mengisi sekitar 48%, Rusia sebanyak 32% dan Balkar sendiri sebanyak 10% dari populasi. Dan agama mayoritas mereka adalah Islam sunni.

Perekonomian KBR ditopang dengan hasil tumbuhan dan buah-buahan, kepariwisataan, kayu hutan, industri ringan (penghasil kertas, sepatu, pemroses makanan dll), industri berat, sedangkan stok bahan pangan dihasilkan dari pertanian di pegunungan.

Dalam sejarahnya, mereka dikenal sebagai Zikhi pada abad 1 hingga 6 Masehi, kemudian dikenal sebagai Cherkess pada abad 13 hingga 15 Masehi. Kisaran tahun 1200-an atau abad 13 terjadi migrasi besar dari bangsa Mongol, Bangsa Mongol tersebut berpihak dengan Kerajaan Georgia, bangsa yang menguasai Bangsa Balkar saat dulu. Invasi terselubung tersebut membuat banyak diantara penduduk Balkar mengungsi dan berpindah kependudukan. Diantara mereka ada yang meninggali dataran rendah di kaki gunung sekitar Pegunungan Kaukasia atau "Gunung Turki/ Tartar" menurut istilah orang-orang Rusia sekaligus untuk menyebut populasi masyarakat Balkar.

Percampuran antara bangsa Mongol dan Balkar tersebut mengakibatkan kerugian besar di pihak Balkar. Invasi terselubung tersebut adalah tipuan Bangsa Mongol agar Bangsa Balkar memerangi bangsa lain, sehingga tercipta peperangan suku yang berlarut, kependudukan Mongol dengan Balkar tersebut berlangsung hingga tahun 1944-an. Lama kelamaan chaos di pihak Balkar merugikan pihak mereka sendiri, karena tanah mereka diambil alih oleh Bangsa Rusia.

Sebagai sekutu –German dan Turki- di PD II, pihak German menggunakan siasat lain bagi Bangsa Balkar yang notabenenya masih serumpun dengan orang Turki untuk bergabung dalam divisi sukarelawan “Kaum Turki”. Dan bergabungnya sekutu ini menyebabkan pada tanggal 2 November 1943-28 November 1944 rezim Joshep Stalin mendeportasi kurang lebih 400.000 Bangsa Balkar ke Negara-negara Stan (Kazakhstan, Uzbekistan and Kyrgyzstan) atau Asia Tengah, dan selama itu pula korban kematian mencapai angka 8000 orang.

Kemudian di tahun 1957 setelah kehancuran dan kematian Stalin (5 Maret 1953) Bangsa Balkar diizinkan untuk kembali ke tanah air mereka. Dan pada tahun 1991 Kabardino-Balkaria Republic (KBR) memproklamirkan kemerdekaan mereka dan di tahun 1992 perjanjian federasi dengan Rusia ditandatangani.

Dan sejak saat itu administrasi kepemerintahan KBR menjadi negara federasi Rusia. Kepala negara dijabat oleh Presiden Terpilih dan kepala pemerintahan dijabat oleh Perdana Menteri dengan dua badan legislatif dan kumpulan menteri. Dalam pemerintahan pusat federasi Rusia, KBR mempunyai 3 kursi perwakilan; dua di Kursi Federasi/ council of the federation (upper house) dan satu lagi di State Duma (lower house, badan kepemerintahan yang mempunyai tingkat representasi lebih tinggi dari upper house).

*Ditulis untuk rubrik Dunia Islam di majalah La-Tansa Kairo

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Profil Saya

Foto saya
Pure soul since 181088. Detail | Knowledge | Touring | Possesif | Humble | Intuitif | Emotional -||- ITTC | al-Azhar | Islamic Party | as-Syafi'i | al-Asy'ari

Blog Archive

- Copyright © Amin Rois -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -